Seorang warga AS akan diadili karena mengirim lebih dari 27 juta spam atau pesan yang tidak diinginkan ke para pengguna Facebook.
Sanford Wallace, yang dikenal sebagai ''Spam King'', akhirnya menyerahkan diri sendiri ke agen federal FBI di California.
Jaksa mendakwanya dengan tuduhan mengembangkan program yang bisa menembus penyaring spam Facebook dan merayu pengguna Facebook untuk mengumpulkan data pribadi.
Wallace sendiri membantah tuduhan yang bisa membawanya mendekam di penjara selama 10 tahun tersebut.
Meski menyerahkan diri, tetapi dia dilaporkan telah dilepaskan dengan uang jaminan sebesar US$100.000 atau sebesar Rp851 juta.